Kadispora Andi Pattiware Paparkan Taurungka Sistem Informasi Smart Kepemudaan di Kota Makassar

MAKASSAR – Selama ini problem yang dihadapi adalah belum tersedianya data kepemudaan yang akurat, terintegrasi dan kompherensif untuk memetakan kondisi dan kebutuhan pemuda di Kota Makassar.

Hal tersebut berdampak pada tidak meratanya akses bantuan bagi pemuda ataupun saluran yang tepat bagi anak muda. Sehingga melalui aplikasi ini diharapkan bisa menuntaskan persoalan-persoalan yang ada.

Taurungka nantinya akan hadir sebagai tools dalam mengeksekusi program kepemudaan ke depan di Kota Makassar. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Makassar; Andi Pattiware B. Djemma.

“Mereka harus disiapkan saluran dan dibukakan akses untuk mengembangkan potensinya secara lebih merata dan maksimal,” ungkapnya, pada Senin (2/10/2023).

Adaptasi terhadap konsep Makaverse, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar gagas program inovasi Taurungka.

Sebab Taurungka merupakan program berbasis digital yang menjadi sistem informasi smart kepemudaan di Kota Makassar.

Apalagi Taurungka menjadi pusat database kepemudaan yang akan memuat sebaran pemuda usia 16-30 tahun berdasarkan wilayah kelurahan dengan sistem QR Code.

“Ini akan jadi pusat data base OKP yang memuat data kepemudaan menurut organisasi kemasyarakatan. Taurungka juga akan menjadi pusat database wirausaha dan UMKM pemuda yang di dalamnya memuat data dan profil wirausaha pemuda, UMKM Pemuda serta e-commerce barang dan jasa produknya,” jelas Mantan Camat Ujung Pandang ini.

Diketahui Taurungka sebagai pusat database kepemudaan yang akan menjadi dasar realisasi berbagai program strategis pengembangan kepemudaan di kota Makassar.

“Agar apa yang kita lakukan tepat sasaran. Taurungka hadir sebagai tools dalam mengeksekusi program kepemudaan ke depan di Kota Makassar. Mereka harus disiapkan saluran dan dibukakan akses untuk mengembangkan potensinya secara lebih merata dan maksimal. Selain itu aplikasi taurungka menyediakan info terkait artikel kepemudaan dan hal-tal penting yang perlu dipublikasikan serta adanya sistern manajemen aduan/ Panic Button untuk pemuda,” papar Patiware.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here