DAERAH  

Bersama BPK RI, Wali Kota Munafri Minta OPD Sajikan Data Akurat

MAKASSAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, menggelar Entry Meeting untuk Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkot Makassar Tahun Anggaran sebelumnya. Hal ini menandai dimulainya proses audit berlangsung.

Entry meeting atau pertemuan awal adalah komunikasi sebelum dilaksanakannya pemeriksaan di lapangan antara pimpinan Kementerian Keuangan dengan BPK RI sebagai tim pemeriksa.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, mengatakan pertemuan itu membahas terkait dengan sejumlah masalah yang terjadi di Pemkot Makassar agar dapat diselesaikan.

“Ini menyangkut masalah persoalan data, jadi tolong lebih diharapkan kerjasamanya yang baik untuk penyajian data yang lebih cepat dan yang lebih penting lagi adalah responsif,” kata Munafri Arifuddin dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).

Appi sapaan akrabnya menjelaskan penyajian data OPD ke BPK dinilai sangat penting. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah di kemudian hari.

Lanjut dia, pengumpulan data yang benar-benar harus dimaksimalkan karena sangat berpengaruh dalam proses pemeriksaan.

“Saya berharap tidak ada permintaan data lebih dari satu kali. Satu kali diminta datanya hari itu juga bisa diambil karena waktu kita tidak banyak dan muara dari semua ini,” tambahnya.

Olehnya itu, kata mantan CEO PSM Makassar ini meminta peran Inspektorat Makassar harus aktif melihat kinerja OPD di lingkup Pemkot Makassar.

“Makanya saya meminta kepada semua dari OPD khususnya dari Inspektorat untuk mengontrol yang namanya data-data ini,” bebernya.

Ia pun berharap sejumlah masalah yang terjadi di Pemkot Makassar dapat diselesaikan secepat mungkin guna menjalankan program yang ada.

“Saya berharap bapak Ibu sekalian ini setiap tahun, hal-hal seperti ini jangan lagi terulang di tahun ini. Kedepan kalau umpamanya tahun (masalah) ini harus clear di tahun depannya,” sebutnya.

“Jangan lagi tahun depannya, persoalan lain yang muncul lagi saya harap tidak ada,” tambah Ketua Golkar Makassar itu. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data