DAERAH  

Setelah 9 Posko Terbentuk, Revisi Perwali Dianggap Perlu untuk Atasi Anak Jalanan di Makassar

MAKASSAR – Dinas Sosial (Dinsos) Makassar terus berupaya mengoptimalisasi penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di tengah keterbatasan atau efisiensi anggaran.

Dinsos Makassar bahkan melancarkan giat patroli di waktu-waktu tertentu untuk menjangkau aktivitas para PMKS atau yang dikenal dengan sebutan anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng).

“Kita maksimalkan yang ada di tengah efisiensi anggaran. Seluruh BKO Satpol PP Dinsos melakukan patroli setiap saat di titik yang kami anggap rawan keberadaan mereka (anjal),” kata Kepala Bidang Rehsos Dinsos Makassar, Muhammad Zuhur, Kamis 10 Juli 2025.

“Kenapa dilakukan patroli? Karena mereka (anjal) seperti ada intelnya. Mereka pantau kita, kalau kita lengah mereka kembali beraktivitas di jalanan. Untuk memperkuat itu, kita juga bentuk posko di 9 titik,” lanjut mantan Kabag Prokopim Sekretariat Kota Makassar tersebut.

Di posko siaga itu, ada petugas yang berjaga. Selain memantau pergerakan para PMKS, petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan agar tidak memberi uang ke para PMKS.

“Kita sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2008 tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan pengemis dan pengamen di kota Makassar. Termasuk sosialisasi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel nomor 1 tahun 2021 tentang tindakan mengeksploitasi mengemis dan memberi sesuatu kepada pengemis di jalanan adalah haram,” terang Zuhur.

Ada pun posko siaga itu tersebar di 9 titik, masing-masing di Simpang Lima Bandara, Jalan Sungai Saddang-Veteran, Jalan Gunung Bawakaraeng-Veteran, Jenderal Sudirman-Haji Bau, Taman Jalan Pajonga Dg Ngalle (eks Kakatua), Jalan Adhyaksa-Pengayoman, Depan Pintu I Kampus Unhas, perbatasan Makassar-Gowa di Jalan Sultan Alauddin, dan di Flyover.

“Jadi memang, kita juga harus merevisi Perwali (nomor 37 tahun 2017). Karena berdasarkan data, mereka (PMKS) menganggap aturan itu biasa saja karena kurungan pembinaannya hari 10 hari kita terjaring. Kita mau merevisi masa pembinaan atau pelatihan menjadi 2,5 bulan,” lanjut Zuhur.

Rencana tersebut bakal dilaksanakan seiring dengan pemindahan lokasi Rumah Penampungan dan Trauma Center (RPTC) Dinsos Makassar, ke wilayah Barombong. Yang saat ini masih berlokasi di Jalan Abdullah D Sirua.

“RPTC akan pindah ke Barombong, di situlah nanti kita genjot pelatihan bagi para PMKS. Banyak pihak yang kita libatkan untuk berkolaborasi demi mengasa keterampilan para anjal dan gepeng untuk mencarikan mereka peluang kerja,” terang Zuhur menambahkan.

Pada kegiatan penertiban sebelumnya, Dinsos Makassar berhasil menjaring sedikitnya dua pengemis dengan modus “Manusia Silver”, di Jalan Sungai Saddang dan sekitarnya.

“Mereka akan dibina di RPTC selama 5 sampai 10 hari. Menindaklanjuti arahan wali kota, mereka akan kita ikutkan dalam kegiatan Gemas Aja (Gerakan membersihkan masjid, aksesibilitas pasar, dan sekolah bersama anak ajalan),” sambung Kepala UPT RPTC Dinsos Makassar, Masri. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam