MAKASSAR – Hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini memberikan dampak terhadap masyarakat di kota Makassar. Tidak sedikit rumah warga yang terendam banjir.
Dari data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, sedikitnya 239 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terkepung banjir.
Data itu juga menyebut sebanyak 878 jiwa yang terdampak. Sebarannya di dua kelurahan di Kecamatan Manggala dan dua kelurahan lainnya di Kecamatan Biringkanaya.
“Update data pengungsi 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA, total titik pengungsian sebanyak 15 titik,” tulis Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muh Fadli Thahar, dikutip Kamis 26 Februari 2026.
Menurut Fadli, sebaran data pengungsian bersumber dari hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Makassar.
Berikut data sebaran titik pengungsian:
– Kecamatan Biringkanaya
1. SD Paccerakkang
Kel : Katimbang
Kec: Biringkanaya
KK : 64
Jiwa : 236
2. Masjid Lailatul Qadar
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 5
Jiwa : 21
3. Salah Satu rumah Warga Paccerakkang
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 4
Jiwa : 11
4. Kos depan SMA 18
Kel : Paccerakkang
Kec. Biringkanaya
KK : 3
Jiwa : 13
5. Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 7
Jiwa : 27
6. Kantor Lurah Paccerakkang
Kel : Paccerakkang
Kel : Biringkanaya
KK : 3
Jiwa : 6
7. Masjid Ar Ra’mun
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 15
Jiwa : 54
8. Masjid Nurul Ikhlas Kodam III
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 30
Jiwa : 87
9. Masjid Al Ummah
Kel : Paccerakkang
Kec : Biringkanaya
KK : 8
Jiwa : 38
– Kecamatan Manggala:
10. Masjid Al Muttaqin
Kel : Manggala
Kec : Manggala
KK : 23
Jiwa : 84
11. Masjid Jabal Nur
Kel : Manggala
Kec : Manggala
KK : 29
Jiwa : 89
12. Posyandu Anyelir
Kel : Manggala
Kec : Manggala
KK : 2
Jiwa : 14
13. Masjid Yuda Al Fatih
Kel : Manggala
Kec : Manggala
KK : 12
Jiwa : 56
14. Masjid Al Mukarramah
Kel : Manggala
Kec :Manggala
KK : 17
Jiwa : 62
15. Masjid Al Kautsar
Kel : Batua
Kec : Manggala
KK : 17
Jiwa : 80
Dinas Sosial (Dinsos) Makassar pun tidak tinggal diam. Ikut meringankan beban para pengungsi dengan mendirikan dapur umum.
Dapur umum itu dipastikan berdiri untuk menjamin kebutuhan para korban banjir.
“Cuman satu dapur umum. Kalau untuk makan malam buka puasa kita pakai dapur umum. Dan kalau untuk sahur kita siapkan makan siap saji. Dapur umumnya di (Jalan) Abdesir kantor dinsos bidang kebencanaan,” kunci Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Djufrie, menambahkan. (*/bs)













