MAKASSAR — Perumda Parkir Makassar Raya menerima kunjungan kerja studi tiru dari jajaran Dinas Perhubungan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo, setelah sehari sebelumnya menerima Kunjungan TP2DD Kota Solo Raya.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk berbagi pengalaman terkait strategi pengelolaan perparkiran yang telah diterapkan di Kota Makassar, baik melalui sistem elektronik maupun secara konvensional.
Kabag Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul B, mengatakan kunjungan tersebut diterima oleh jajaran direksi, di antaranya Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto dan Direktur Keuangan Syafri Hafid yang mewakili Direksi Perumda Parkir Makassar Raya.
“Jajaran direksi menerima kunjungan kerja studi tiru dari Dinas Perhubungan dan Bapenda Kota Palopo. Mereka datang untuk melihat sekaligus berbagi pengalaman terkait strategi pengelolaan parkir yang telah diterapkan di Kota Makassar,” ujar Asrul, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, rombongan dari Kota Palopo banyak menggali informasi mengenai sistem pengelolaan parkir, termasuk regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pengelolaan perparkiran di Kota Makassar.
Ia juga menjelaskan, sistem yang diterapkan Perumda Parkir Makassar Raya, baik secara elektronik maupun konvensional, dinilai dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Palopo dalam mengembangkan sistem pengelolaan parkir di daerahnya.
“Mereka juga berencana mengadopsi sistem pengelolaan parkir yang telah diterapkan di Kota Makassar. Karena itu, dalam diskusi tadi lebih banyak membahas bentuk regulasi dan strategi pengelolaan parkir yang diterapkan di Makassar,” jelasnya.
Ia menambahkan, komunikasi antara Perumda Parkir Makassar Raya dengan jajaran Pemerintah Kota Palopo akan terus dilakukan. Hal tersebut untuk mematangkan strategi pengelolaan dan peningkatan pendapatan dari sektor perparkiran di Kota Palopo.
Ke depan, kata Asrul, tidak menutup kemungkinan jajaran Perumda Parkir Makassar Raya kembali dilibatkan dalam diskusi lanjutan atau diundang langsung ke Kota Palopo untuk memberikan masukan dalam membangun sistem pengelolaan parkir yang lebih baik.
“Kemungkinan akan ada komunikasi dan diskusi lanjutan. Bahkan, jajaran Perumda Parkir Makassar bisa saja diundang ke Kota Palopo untuk bersama-sama membahas dan menyusun strategi pengelolaan parkir di sana,” pungkasnya. (***)














