MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar tengah mempersiapkan pengadaan meteran air untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, khususnya meteran yang mengalami kerusakan, hilang, maupun kebutuhan pemasangan sambungan baru.
Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, mengatakan pengadaan meteran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan perusahaan.
“Rencananya kita mau adakan pengadaan sesuai dengan kebutuhan tahun ini, sekitar 30 ribu meteran. Tapi kalau kita mau mengadakan 30 ribu sekaligus, kemungkinan baru tahap awal 5 ribu dulu. Bulan depan atau kapan kita adakan lagi,” ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam menjaga likuiditas keuangan perusahaan sekaligus memastikan ketersediaan barang tidak berlebihan.
Ia menjelaskan, kebutuhan meteran saat ini cukup tinggi karena banyak meteran pelanggan yang rusak maupun hilang. Selain itu, terdapat pula kebutuhan meteran untuk pemasangan sambungan baru di sejumlah wilayah Kota Makassar.
“Banyak masyarakat yang meterannya rusak, ada yang hilang, kemudian ada juga pemasangan baru yang membutuhkan meteran,” jelasnya.
Andi Syahrum menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dewan Pengawas terkait rencana pengadaan meteran. Selain itu, PDAM Makassar telah memperoleh arahan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait proses pengadaan tersebut.
“Kami sudah meminta restu kepada Dewan Pengawas untuk mengadakan meteran. Kemudian juga sudah ada advis dari Kejari dan BPKP untuk pengadaan meteran,” katanya.
Ia berharap pelanggan dapat bersabar sembari PDAM Makassar melakukan proses pengadaan secara bertahap dan sesuai kebutuhan.
“Kami berharap kepada pelanggan untuk bersabar. Kami akan tetap berusaha memenuhi kebutuhan meteran, baik untuk meteran yang rusak, hilang maupun pemasangan baru,” pungkasnya. (***)














