Danny Pomanto Sambut Baik Penjajakan Implementasi Aplikasi Srikandi di Makassar

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyambut baik adanya rencana implementasi Sistem Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan Tertib Arsip di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Rencana itu masih dalam tahap penjajakan. Direktorat Kearsipan Daerah I Arsip Nasional RI menawarkan implementasi sistem Srikandi itu ke Pemkot Makassar.

Bagi Danny Pomanto-sapaan wali kota Makassar, sistem tersebut merupakan langkah maju. Apalagi, saat ini sudah masuk dalam era digitalisasi.

Dia memang ingin agar Direktorat Kearsipan membantu Pemkot Makassar. Membuat arsip tentang sejarah Makassar. Termasuk sejarah pembuatan Kapal Pinisi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Sejarah pembuatan Kapal Pinisi harus diketahui hingga ke mata dunia. Sebab, bagian dari sejarah. Kapal khas Bugis-Makassar.

“Ini agar ada edukasi ke masyarakat khususnya pelajar di Kota Makassar, termasuk wisatawan. Bisa belajar bagaimana proses pembuatan Kapal Pinisi. Jadi saya mau pendidikan anak-anak, jadi anak-anak SD lihat terus mulai dari awal sampai akhir,” sebut Danny Pomanto saat menjamu rombongan Direktorat Kearsipan Daerah I Arsip Nasional RI, di kediamannya, Rabu 10 Mei 2023.

Danny Pomanto juga banyak bercerita mengenai sejarah diaspora masyarakat Bugis-Makassar.

Direktur Kearsipan Daerah I Arsip Nasional RI, Rudi Anton mengaku, bakal mencoba mengerucutkan beberapa hal penting untuk menyelamatkan arsip-aset Kota Makassar.

Selain itu, dia juga ingin membangun dan menyamakan pemikiran tentang arsip keluarga di Kota Makassar agar bisa dibekap oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Makassar.

Sebagai contoh, arsip tekstual sejak Makassar berdiri itu harus segera dijelaskan statusnya.

“Dan Pak Wali saya pikir paham betul sejarah Makassar yang dikaitkan dengan dunia internasional. Meskipun begitu, apa yang dibicarakan tentu perlu dibuktikan dengan arsip juga. Intinya kita berusaha menertibkan arsip yang sudah tercipta sebelum beralih ke transformasi digital,” ujarnya.

Di lain sisi, lanjut Rudi, timnya juga mendukung agar sistem berbasis elektronik mulai sejalan dengan total dan utuh di Makassar.

“Dengan adanya Srikandi hampir tidak ada penciptaan arsip berkas. Semua komunikasi, transkrip, dan korespondensi antara satuan kerja mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, misalnya sudah berkorespondensi melalui aplikasi itu,” kuncinya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here