Jadi Peserta PKN di LAN, Kepala Disdukcapil Makassar Paparkan “Dukcapil Go Digital”

MAKASSAR – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Muhammad Hatim menjadi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II angkatan 14 di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Antang, Makassar.

Senin 24 Juli 2023, Hatim memaparkan proposal proyek pengembangan Dukcapil Go Digital. Yang merupakan bagian dari tugas selama menjadi peserta PKN dua bulan belakangan ini.

Menurut Hatim, pengembangan Dukcapil Go Digital bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis online bagi masyarakat melalui implementasi super website.

“Proyek ini bertekad menyediakan akses mudah bagi warga untuk mendapatkan layanan publik secara digital,” kata Hatim.

Selain itu, proyek ini juga bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien.

Salah satu hal penting yang diharapkan dari proyek pengembangan Dukcapil Go Digital adalah terciptanya Single Identity Number (SIN).

SIN merupakan Sistem Identifikasi Tunggal yang akan memudahkan proses administrasi dan pelayanan publik secara keseluruhan.

Dengan SIN, masyarakat dapat memiliki identitas tunggal yang dapat digunakan dalam berbagai keperluan administrasi, menggantikan sejumlah identitas berbeda yang sebelumnya diperlukan.

Hatim bahkan menyampaikan, bahwa pihaknya sangat optimis dengan potensi Proyek Pengembangan Dukcapil Go Digital ini.

“Dari pengembangan Dukcapil Go Digital ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meningkatkan efisiensi birokrasi, dan mendorong transformasi menuju pemerintahan yang lebih modern dan inklusif,” ucapnya.

Selanjutnya, proposal ini akan dievaluasi oleh pihak terkait untuk mendapatkan persetujuan dan dukungan.

Jika proyek ini disetujui, maka Disdukcapil Makassar akan segera memulai implementasi proyek dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Makassar, serta menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mengembangkan layanan publik berbasis digital. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here