MAKASSAR – Sebuah kisah heroik menyelimuti insiden tenggelam di Pintu Air Pantai Indah Bosowa, Tanjung Bunga, Makassar, Kamis kemarin, 09 Oktober 2025.
Kakek berusia 67 tahun, Tutu Daeng Rani, kehilangan nyawa. Dia meninggal dunia saat hendak menyelamatkan cucunya yang tenggelam di pintu air, sungai di Jalan Manunggal 22, Kecamatan Tamalate.
Begitu laporan yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, HM Fadli Thahar kepada awak media, Jumat 10 Oktober 2025.
“Kronologinya, saat itu korban sedang memancing ikan bersama cucunya di pintu air pinggir. Cucunya yang berenang di pinggiran, lalu terseret arus air. Kemudian korban berusaha menyelamatkan cucunya,” kata Fadli.
Namun nahas, korban dihantam arus deras air setelah berhasil menyelamatkan cucunya di samping pintu air Pantai Indah Bosowa.
Mengetahui kejadian itu, BPBD Makassar lantas mengirim tim water rescue ke lokasi kejadian. Juga ikut serta tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi terhadap kakek korban tersebut.
“Kejadiannya itu sekitar pukul 11.46 WITA, kemarin. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, sekitar pukul 15.30 WITA,” urai Fadli.
Fadli mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalam atas peristiwa yang menimpa korban. Pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya. (***)













