NEWS  

Wali Kota Makassar-Polda Sulsel Bahas Penguatan Pemolisian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima audiensi dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Selatan di Balai Kota Makassar, Senin (29/12/2025).

Mereka membahas optimalisasi penguatan strategi Pemolisian Masyarakat (Polmas) berbasis kearifan lokal Abbulo Sibatang, dengan inovasi penyampaian informasi masyarakat melalui petugas Polmas dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) di wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Pihak Ditbinmas Polda Sulsel menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat kepolisian semata, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Konsep pemolisian masyarakat dinilai efektif jika dijalankan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar di tingkat kelurahan, yakni Babinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah, serta tokoh masyarakat setempat.

Ditbinmas Polda Sulsel menjelaskan bahwa pihaknya telah mengembangkan model FKPM berbasis kearifan lokal Abbulo Sibatang, yang mengedepankan nilai “local wisdom” lewat kebersamaan, keterpaduan, kekeluargaan, dan gotong royong.

Model tersebut sebelumnya telah diujicobakan di Kabupaten Gowa dan mendapatkan respons positif dari masyarakat, sehingga direncanakan untuk dikembangkan di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungannya terhadap penguatan pemolisian masyarakat berbasis kolaborasi dan kearifan lokal. Ia menegaskan bahwa secara struktur, sinergi tiga pilar sudah ada di Makassar, namun pelaksanaannya di lapangan masih perlu diperkuat agar tidak hanya bersifat simbolik.

“Pada prinsipnya kami sangat sepakat bahwa rasa aman harus dibangun bersama. Pemerintah Kota Makassar siap mendukung melalui penyediaan personel dan dukungan kebijakan, sementara sistem pengamanan dan teknis pelaksanaannya dapat dikoordinasikan bersama pihak kepolisian,” ujar Munafri.

Munafri juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelibatan masyarakat agar tidak terjadi penyalahgunaan atribut atau kedekatan dengan aparat yang dapat merusak citra institusi keamanan.

Menurutnya, selain aspek legalitas, legitimasi di mata masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Keamanan tidak cukup hanya dengan aturan dan legalitas. Kita juga harus membangun legitimasi di masyarakat. Ketika aparat hadir dan dipercaya, maka potensi gangguan bisa dicegah sejak awal,” ujarnya.

Munafri berharap, melalui program kolaboratif tersebut terjalin kerja sama yang lebih erat dalam mengelola persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan diselesaikan secara musyawarah di tingkat kelurahan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam