MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengevakuasi lima nelayan yang mengalami kerusakan mesin kapal dan terombang-ambing di tengah laut di perairan Barrang Lompoa, Kamis (1/1/2025) malam.
Sebanyak tujuh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 18.30 WITA setelah menerima laporan dari warga. Proses pencarian dan evakuasi berlangsung hingga malam hari dalam kondisi ombak laut tinggi dan jarak pandang terbatas.
Setelah dilakukan pencarian di tengah medan laut yang cukup berat, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat menuju daratan Kota Makassar.
Salah seorang korban mengungkapkan, kapal yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin saat sedang memancing di laut lepas.
“Kami memancing, kemudian mesin perahu rusak. Di tengah laut ombak cukup tinggi dan kami terombang-ambing. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya BPBD tidak cepat datang menolong kami,” ujar salah satu korban.
Para nelayan yang dievakuasi menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Makassar dan Pemerintah Kota Makassar atas respon cepat dalam operasi penyelamatan tersebut. Salah satu korban diketahui merupakan purnawirawan TNI.
Data Nelayan yang Dievakuasi:
• Muh. Ruslan Kadir (58), warga Jl. Maccini Gusung, Setapak 8 No. 5
• Nasir (58), warga Jl. Lure No. 59
• Subhan (56), warga Maccini Gusung
• Abdullah (25), warga Maccini Gusung
• Dwi (31), warga Maccini Gusung
BPBD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kebencanaan dan penyelamatan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
BPBD juga mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, kelayakan kapal, serta kelengkapan alat keselamatan sebelum melaut. (***)











