MAKASSAR – Proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Muaythai Indonesia (MI) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2026-2030 telah resmi ditutup.
Tahapan yang berlangsung sejak tanggal 19 April resmi ditutup pada 30 April hari ini.
Dari seluruh yang dipersyaratkan, hanya Munir yang melengkapi administrasi persyaratan sesuai AD/ART organisasi.
Ex anggota DPRD Makassar ini menjadi satu-satunya bakal calon yang akan dibawa ke forum tertinggi, yakni Musyawarah Provinsi (Musprov).
Sultan, selaku Ketua Tim Penjaringan, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (30/4).
Ia menyampaikan bahwa seluruh mekanisme awal mulai dari pengambilan formulir, pengisian, hingga pengembalian dokumen telah berjalan sesuai jadwal dan aturan yang ditetapkan.
“Ya, semua tahapan pendaftaran sudah selesai. Dan hanya satu kandidat yang mendaftar dan mengembalikan formulir. Kini tinggal menunggu tahapan selanjutnya yakni Musyawarah Provinsi yang akan dilangsungkan beberapa hari ke depan dengan agenda tunggal, pemilihan Ketua yang baru,” ujar Sultan.
Lebih lanjut dijelaskan, agenda besar pelaksanaan Musprov MI Sulawesi Selatan telah ditetapkan akan digelar pada tanggal 2 hingga 3 Mei 2026.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta musyawarah akan menentukan kepemimpinan baru organisasi olahraga bela diri ini.
Dihubungi terpisah via sambungan Whatsapp, Munir pastikan diri siap.
“Pasti, insya Allah kami siap nyalakan Muaythai Sulsel,” tuturnya.
Dengan hanya adanya satu calon yang mendaftar, diprediksi Munir Mangkana akan mendapatkan mandat penuh untuk memimpin Muaythai Indonesia Sulawesi Selatan melalui mekanisme aklamasi atau persetujuan bersama dalam musyawarah nanti. (***)













