PANGKEP – Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pangkep. Di wilayah pesisir Dusun Sabange, Desa Pitue, mahasiswa melakukan upaya peningkatan literasi bagi anak-anak setempat.
Mereka memperkuat budaya membaca di tengah-tengah masyarakat pesisir pantai melalui program: Penyuluhan Gemar Membaca untuk Masyarakat Pesisir.
Program itu menyentuh peserta didik di tingkatan taman kanak-kanak, yakni TK Mandiri Pitue. Juga taman pendidikan alquran (TPA) Aisyah Pitue.
KKN ini bertujuan untuk membangkitkan minat membaca sejak dini, sambil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi sebagai bekal dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan diawali di Dusun Sabange pada Tanggal 14 Juli 2026 dengan penyuluhan literasi yang diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak setempat.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan narasumber, Muhammad Nur Rahmadhani, selaku Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Pangkep, yang menyampaikan materi bertajuk “Pentingnya Literasi bagi Masyarakat Pesisir”.
Dalam pemaparannya, Muhammad menjelaskan soal kemampuan membaca. Yang merupakan fondasi utama dalam memperoleh pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Serta membuka peluang bagi masyarakat pesisir untuk terus berkembang di tengah kemajuan zaman.
Muhammad juga mengajak para orang tua untuk membiasakan kegiatan membaca di rumah dan memberikan pendampingan kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang gemar belajar.
“Peran orangtua dan masyarakat pada umumnya sangat diharapkan dalam upaya meningkatkan kesadaran anak-anak untuk lebih gemar membaca,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi penyuluhan dan diskusi. Para ibu turut berbagi pengalaman mengenai kebiasaan membaca anak di rumah, sementara anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di TK Mandiri Pitue pada 22 Tanggal Juli 2026 melalui kegiatan mendongeng yang dikemas secara interaktif. Mahasiswa KKN membacakan dongeng berjudul “Tujuh Sahabat Bijak Desa Pitue”, sebuah cerita edukatif yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, kejujuran, tanggung jawab, serta semangat belajar.
Melalui metode bercerita yang menarik, anak-anak diajak untuk berimajinasi sekaligus memahami pesan moral yang terkandung dalam cerita. Setelah sesi mendongeng, kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai bersama.
Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas dan motorik halus anak, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mampu menumbuhkan ketertarikan anak terhadap kegiatan membaca dan belajar.
Sebagai penutup rangkaian program, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan di TPA Aisyah Pitue pada Tanggal 23 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan penyuluhan singkat mengenai pentingnya membaca dalam perspektif pendidikan dan agama, dilanjutkan dengan membaca bersama menggunakan buku-buku bacaan yang telah disiapkan.
Suasana semakin meriah melalui berbagai permainan edukatif (games) yang dirancang untuk melatih kemampuan membaca, memahami isi bacaan, serta meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam belajar.
“Kami berharap melalui pelaksanaan program kerja ini, diharapkan budaya membaca dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat pesisir, baik di rumah, sekolah, maupun tempat belajar keagamaan” ujar Zabrina Zasbila Putri Utami, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin sebagai Penanggung Jawab Proker. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat, khususnya di Desa Pitue.
Mahasiswa KKN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga semangat literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir dan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (***)














