Tersangka Kerusuhan dan Pembakaran Kantor DPRD di Makassar Bertambah, 11 Anak di Bawah Umur

MAKASSAR – Aksi unjuk rasa yang berujung pembakaran gedung DPRD di Makassar, menjadi perhatian khusus aparat kepolisian. Satu per satu terduga pelaku kerusuhan dibekuk.

Pada peristiwa 29 Agustus malam 2025 lalu, aksi unjuk rasa tampak tak terkendali. Massa merusak dan membakar beberapa fasilitas negara di Makassar. Sasarannya, kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulsel.

Juga beberapa pos polisi dan puluhan kendaraan ikut dibakar. Termasuk bangunan gedung di kantor Kejati Sulsel.

Dari hasil pengembangan penyelidikan polisi, jumlah para terduga pelaku penjarahan, pengerusakan dan pembakaran bertambah.

Sebelumnya hanya 32 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, jumlahnya kini menjadi 53 tersangka.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto bilang, dari jumlah pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka, 11 di antaranya masih terbilang anak di bawah umur. Selebihnya, 42 tersangka orang dewasa.

“Sampai dengan saat ini, sudah ada penambahan jumlah tersangka. Jadi sekarang total tersangka ada 54 tersangka, yang terdiri dari 43 dewasa dan 11 anak-anak. Kemudian ada beberapa TKP yang kemarin belum saya sampaikan, karena ini perubahan terbaru,” ungkap Kombes Pol Didik, saat konfrensi pers di Aula Mapolrestabes Makassar, kemarin.

Terbaru, polisi berhasil meringkus empat pelaku penjarahan mesin ATM di halaman kantor DPRD Makassar. Juga pengembangan kasus yang menyebabkan salah satu driver online kehilangan nyawa.

Dalam kasus tewasnya driver online itu, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Itu pun jumlah pelakunya berpotensi bertambah.

Pada kasus lain, ada empat tersangka yang diduga kuat merusak dan membakar dua pos polisi di bilangan Jalan AP Pettarani.

Juga pada kasus jeratan UU ITE melalui media sosial, satu tersangka diduga penghasut.

Jumlah ini menambah daftar tersangka yang sebelumnya tengah ditangani lebih awal. Yang sebelumnya, ada dua tersangka yang ditetapkan pada kasus pengerusakan di kantor Kejati Sulsel. Juga 14 tersangka kasus pembakaran di kantor DPRD Sulsel.

Dari catatan kepolisian, kasus pembakaran dan penjarahan ATM di kantor DPRD Makassar terdapat 18 tersangka.

“Dari 11 anak yang diamankan, empat dititipkan di UPTD PPA Kota Makassar. Lima lainnya di Dinas Sosial, dan dua sudah dikembalikan ke orang tuanya masing-masing. Semuanya ditangani oleh Polrestabes Makassar dan Ditreskrimum,” terang Kombes Pol Didik.

Dari peristiwa ini, Kombes Pol Didik mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum yang tengah berjalan. Juga diharap bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif. (*/bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam