Cetak Sejarah di Sulsel, Andi Sudirman Terpilih jadi Gubernur

MAKASSAR – Pasangan Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi dipastikan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, setelah mengalahkan rivalnya Danny Pomanto – Azhar Arsyad pada kontestasi Pilgub Sulsel 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel telah menetapkan pasangan Andi Sudirman – Fatmawati (Andalan Hati) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2025-2030 dalam rapat pleno di Hotel Claro Makassar, Rabu 05 Februari 2025.

“Yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih yaitu calon gubernur Andi Sudirman Sulaiman, calon wakil gubernur Fatmawati Rusdi,” kata Ketua KPU Sulsel Hasbullah saat rapat pleno.

Penetapan gubernur dan wagub Sulsel terpilih dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak melanjutkan gugatan sengketa Pilgub Sulsel yang diajukan pasangan calon Danny Pomanto – Azhar Arsyad.

Andi Sudirman menganggap hasil Pilgub Sulsel merupakan kemenangan rakyat. “Ini semua kemenangan bukan dari kita tapi ini sudah qadarullah dan takdir dari Allah,” ucap Andi Sudirman usai rapat pleno KPU Sulsel.

Kini Andi Sudirman dan Fatmawati sisa menunggu pelantikan Gubernur dan Wagub Sulsel periode 2025-2030. Prosesi pelantikan dijadwalkan serentak dengan kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak pada 20 Februari di Jakarta.

Penetapan Andi Sudirman dan Fatmawati ini menorehkan lima sejarah baru yang diraih di kontestasi Pilgub Sulsel 2024. Dalam rilis yang diterima dari tim Andalan Hari, berikut catatan sejarah yang diraih pasangan tersebut:

Peraih Suara Tertinggi di Pilgub Sulsel

Pasangan Andalan Hati meraih perolehan suara tertinggi dalam pelaksanaan Pilgub Sulsel sejak 2007 lalu. Andalan Hati berhasil mengumpulkan 3.014.255 suara atau setara dengan 65,32% dari total suara yang sah.

Berdasarkan data KPU Sulsel, pada Pilgub 2007, pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) meraih 1.432.572 suara atau 39,53%. Pada Pilgub 2013, pasangan Sayang kembali memimpin dengan raihan 2.251.407 suara (52,42%). Di Pilgub 2018, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman meraih kemenangan dengan memperoleh 1.867.303 suara (43,87%).

Duet Ideal Generasi Milenial

 

Pasangan Andalan Hati merupakan duet dari generasi milenial atau yang lahir pada tahun 1980-an. Andi Sudirman Sulaiman lahir pada 25 September 1983, sedangkan Fatmawati pada 9 Mei 1980.

Pasangan ini sudah berpengalaman dalam dunia pemerintahan. Sudirman merupakan mantan wakil gubernur dan gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023. Sementara Fatmawati adalah mantan anggota DPR RI periode 2014-2018 dan wakil wali kota Makassar periode 2021-2024.
Baca juga:

Gubernur Termuda di Indonesia

Andi Sudirman Sulaiman masih memegang rekor sebagai gubernur Sulsel termuda, yakni berusia 41 tahun. Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) ini sempat menorehkan rekor di Indonesia saat dilantik sebagai gubernur Sulsel sisa masa jabatan 2018-2023. Kala itu, Sudirman berusia 38 tahun.

Kini, rekor gubernur termuda di Indonesia akan beralih ke Bobby Nasution. Bobby merupakan gubernur terpilih Sumatera Utara yang berusia 33 tahun.

Wakil Gubernur Pertama di Sulsel

Fatmawati Rusdi merupakan wagub perempuan pertama Provinsi Sulsel saat dilantik pada 20 Februari nanti. Rekor ini juga pernah ditorehkan saat terpilih menjadi wakil wali kota Makassar periode 2021-2024.

Dua rekor ini membuktikan bahwa Fatma adalah perempuan tangguh dalam kontestasi politik, meski sebelumnya sempat gagal di Pilkada Sidrap 2018 dan Pileg DPR RI 2019.

Diusung Dominan Parpol di DPRD Sulsel

Andalan Hati diketahui diusung 10 partai politik di Pilgub Sulsel, yakni NasDem, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, Hanura, PAN, PSI dan Gelora, Perindo. Partai koalisi Andalan Hati adalah partai yang menguasai DPRD Sulsel.

Dari jumlah itu, enam di antaranya masing-masing memiliki fraksi dari total 9 fraksi di DPRD Sulsel, yakni Nasdem, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, Hanura dan PAN.
Khusus kursi pimpinan DPRD Sulsel, ada tiga kader parpol Andalan Hati dari total 5 kursi pimpinan. Masing-masing Nasdem (ketua), Golkar (wakil ketua), dan Gerindra (wakil ketua). Kondisi ini diyakini pemerintahan Andalan Hati selama lima tahun ke depan berjalan kuat dan stabil.

“Dukungan enam dari sembilan fraksi di DPRD ini akan memastikan program Andalan Hati berjalan mulus. Berbeda dengan periode sebelumnya ketika terjadi perseteruan antara kepemimpinan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman dengan DPRD,” jelas Pengamat Politik Unhas, Rizal Pauzi dalam keterangan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam