GOWA – Selasa, 17 Februari 2026. Di Samata, Kabupaten Gowa, pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Gardu Semut Merah dilantik. Moment ini sekaligus menjadi pertemuan antara para atlit mengadu kemampuan di meja domino.
Pelantikan ini dihadiri pengurus Pordi Gowa dan Pordi Sulsel. Sumpah pengurus Gardu Semut Merah diambil.
Ketua Pordi Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, dan Ketua Pordi Gowa, Alimuddin Tiro belum sempat hadir. Keduanya berhalangan. Namun, ada pesan penting yang disampaikan Ilham Arief Sirajuddin.
IAS-akronim Ilham Arief Sirajuddin ingin agar jumlah Gardu mengalami pertumbuhan. Pesan itu disampaikan Sekretaris Pordi Sulsel, Muhammad Yusuf.
Kepengurusan Pordi Sulsel memang menargetkan pembentukan 3.000 Gardu hingga tahun 2030 mendatang.
“Saat ini ada sekitaran 300 Gardu yang terbentuk dan tersebar di 24 kota kabupaten di Sulsel. Kita targetkan 3.000 Gardu terbentuk sampai pengurusan kami berakhir. Artinya, saat ini baru kisaran 10 persen terbentuk,” kata Yusuf dalam sambutan pembukaannya.
“Di Gowa sudah ada beberapa gardu. Namun yang baru diresmikan baru Semut Merah. Ini jadi semangat baru di Gowa untuk bisa membentuk Gardu hingga 50,” sambungnya.
Di turnamen ini, Yusuf juga menitipkan pesan agar bisa berjalan profesional. Para peserta diminta untuk mengutamakan “fair play”.
“Jangan bermain curang untuk menumbuhkan semangat permainan. Hambar permainan dengan kecurangan. Untuk apa menang kode? Kalau budaya ini dinormalisasi, tunggulah kehancuran Pordi. Fair play dimulai dari pribadi dan gardu. Ini pesan penting dari Ketua Pordi Sulsel,” tegas Yusuf.
Di kesempatan ini, turut hadir Sekretaris Pordi Gowa, Abdul Azis dan Ketua Gardu Semut Merah, Andi Amirullah. (***)













