DAERAH  

Sebelum ke Tallo, Danny Pomanto Ajak Tamu dari Belgia dan Amerika Serikat ke Longwis Ujung Tanah

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memiliki tiga agenda berkunjung ke lorong wisata atau Longwis, Kamis 20 Oktober 2022.

Kunjungan pertama di Lorong Wisata Milan, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah.

Setelah dari Totaka, Danny Pomanto-sapaan wali kota Makassar melanjutkan kunjungan ke lorong wisata di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo.

Dalam kunjungannya, Danny Pomanto mengajak dua tamu kehormatannya menyusuri Longwis di dua kecamatan tersebut. Yakni Senior Consultant Port of Antwerp Bruges Belgia, Anwar Wazir dan CEO dan CFO Carbon Market Exchange Amerika Serikat, Shenna Fortner dan Ralph W Carmichael.

Di Totaka, Danny Pomanto memamerkan UMKM lorong, bank sampah Mata Allo dan pembibitan tanaman pangan. Juga memperlihatkan pembudidayaan ikan lele dan lobster air tawar. Itu semua dikelola langsung oleh warga.

“Inilah lorong wisata, program yang kami dorong untuk menghidupkan perekonomian dan menjaga ketahanannya,” sebut Danny Pomanto memperkenalkan Longwis.

“Sengaja saya bawa tamu saya untuk perkenalkan program kita ini, biar warga Ujung Tanah rasa-rasa kalau ada wisatawan luar negeri ke lorong,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Danny Pomanto ingin agar Longwis bisa lebih produktif nantinya.

“Begitu juga dengan UMKM, karena saya ingin OPD kalau mau rapat gelar di Longwis saja. Fokus kembangkan Longwisnya kita akan datangkan orang,” ujarnya.

Tampak hadir mendampingi Kepala Diskominfo Makassar, Mahyuddin, Kepala DKP, Muhammad Rheza dan Camat Ujung Tanah, Ibrahim Chaidir Said. Serta Sekcam Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi.

Setelah dari Totaka, Danny Pomanto melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Tallo. Tamu undangannya masih turut diajak. Kunjungan Longwis berakhir di Kecamatan Manggala. Namun, tamu undangan dari luar negeri itu sudah tidak turut serta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data