Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Makassar, Wali Kota Munafri Temui Menteri ESDM

JAKARTA – Wali Kota Makassar unafri Arifuddin menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Terlebih membicarakan persoalan kebutuhan mendasar bagi masyarakat umum di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

“Utama silaturahmi. Kedua, saya diskusikan persoalan mendasar masyarakat. Bagaimana pemenuhuhan stok gas elpiji,” kata Appi sapaan akrab Munafri saat dimintai tanggapan, Rabu (16/4/2025).

Menurutnya, gas elpiji 3 kilogram atau gas melon belakangan mengalami kelangkaan di berbagai daerah di tanah air.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang bergantung pada gas bersubsidi ini.

Namun, persoalan tersebut diatasi oleh Bahli selaku Menteri ESDM.

Sebagai kader Golkar, Appi pun menyampaikan apresiasi kepada Ketua umum Golkar karena mengatasi persoalan mendasar masyarakat yakni kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

“Pada silaturahmi ini sebagai kader Golkar, kami mengapresiasi kinerja pak menteri juga (Ketum Golkar) mengatasi soal kebutuhan gas elpiji terjamin,” kata Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu.

Lebih lanjut, ia berharap pertemuan dengan Menteri ESDM sangat penting karena bisa mencari solusi dan mengatasi kelangkaan gas elpiji subsidi di Kota Makassar, ke depanya.

Yang menjadi hasil pertemuan, kata Munafri, Menteri ESDM Bahlil menegaskan tidak ada pembatasan terhadap distribusi elpiji di masyarakat.

Di mana permasalahan yang terjadi di lapangan bukan disebabkan oleh kelangkaan elpiji bersubsidi, melainkan sistem distribusi dari pengecer ke pangkalan.

“Kami Pemkot Makassar, berharap hasil dari pertemuan ini, bagaimana meningkatkan ketersediaan elpiji 3 kilogram bagi masyarakat. Baik itu di tingkat pengecer sampai pangkalan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” harap Chief Executive Officer

Munafri bertemu Menteri ESDM Bahlil Lahadalia merupakan reuni singkat, apalagi mereka sama-sama alumni Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2015-2018.

Di mana kala itu, Bahlil sebagai Ketua Umum. Munafri masuk dalam jajaran Wakil Ketua bidang Agribisnis, Agroindustri dan Kemaritiman. Salah satu bidang di BPP HIPMI kala itu, dipimpin Bahlil.

“Saya ketumu pak Balil, sama-sama pernah pengurus BPP HIPMI. Waktu itu, saya Ketua bidang Agribisnis, Agroindustri dan Kemaritiman,” tutur Appi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data