MAKASSAR – Selasa, 11 November 2025. Tim rumah produksi film berjudul “Solata” dari Indonesia Sinema Persada berkunjung ke kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar.
Kedatangan rombongan para pekerja seni itu disambung oleh Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin beserta sekretaris dinas, Benyamin B Turupadang, Plt Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Irwin R Ohorella dan Kepala Bidang Destinasi, Safaruddin.
Pertemuan ini menjadi langkah awal potensial dalam pemanfaatan media film, untuk mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata Sulawesi Selatan.
Produser film “Solata”, Ichwan Persada dalam pertemuan tersebut memaparkan rencana pemutaran film serta konsep cerita yang diusungnya.
Ia menjelaskan bahwa film ini menonjolkan kekuatan tema persahabatan, identitas lokal, serta menjadikan potensi budaya Sulawesi Selatan sebagai latar utama dan kekuatan narasi.
Menanggapi rencana ini, Ahmad Hendra menyambut baik kehadiran tim produksi.
“Kami melihat film sebagai media yang sangat strategis dan kreatif untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya daerah kita, kepada khalayak yang lebih luas. Film memiliki daya tarik visual dan naratif yang kuat, menjadikannya ‘duta’ yang efektif untuk mempromosikan keindahan Sulawesi Selatan. Ini adalah peluang emas untuk menampilkan identitas lokal kita,” ujar mantan Kepala Pelaksana BPBD Makassar tersebut.
Ia menekankan bahwa dukungan terhadap produksi film yang mengangkat budaya lokal adalah bagian dari upaya Pemkot Makassar, dalam memajukan sektor ekonomi kreatif daerah.
Audiensi ini juga dimanfaatkan kedua belah pihak untuk berdiskusi mendalam mengenai peluang kolaborasi. Fokus utama diskusi adalah potensi kerja sama dalam kegiatan promosi bersama, termasuk bagaimana melibatkan secara aktif para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif lokal dalam rangkaian kegiatan film tersebut.
Diharapkan, sinergi antara Pemkot Makassar dan Tim Produksi “SOLATA” ini, dapat memberikan dampak positif. Baik bagi keberhasilan Film Nasional, maupun dalam upaya mendongkrak citra pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Makassar di Kancah Nasional. (***)













