DAERAH  

Komunitas Disabilitas Temui Wali Kota Munafri, Dukung Deklarasi Kota Inklusi

MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota yang inklusif kembali terlihat nyata. Pada Senin (1/12/2025), komunitas disabilitas hadir di Kantor Balai Kota Makassar untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Pertemuan ini menjadi simbol kuat bahwa Pemkot Makassar membuka ruang dialog tanpa sekat, memastikan setiap warga, termasuk kelompok rentan, memiliki tempat dalam proses pembangunan kota.

Langkah ini sejalan dengan visi Wali Kota Munafri untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang ramah, setara, dan bebas diskriminasi.

Pemerintah Kota terus melibatkan kelompok disabilitas dalam berbagai perencanaan dan program strategis, menegaskan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memihak semua orang.

Ikra, selaku Field Officer (FO) Program Yayasan Satu Nama, yang berada di bawah naungan Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMI) Sulawesi, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025.

“Kami kesini bentuk dukungan mendukung Kota Makassar inklusif. Kami akan lakukan Perayaan HDI rencananya akan digelar pada tanggal 14 Desember 2025, mendatang di depan Monumen Mandala, Makassar,” ujarnya.

Menurut Ikra, pihaknya berharap Wali Kota Munafri Arifuddin dapat hadir sebagai keynote speaker pada kegiatan tersebut.

Selain itu, mereka juga mendorong agar dalam momentum HDI nanti hadir Deklarasi Kota Inklusi sebagai simbol komitmen bersama, mengingat visi dan misi Wali Kota Makassar juga menegaskan pembangunan Makassar sebagai kota inklusif.

“Kami berharap Bapak Wali hadir sebagai keynote speaker kegiatan, dan juga kami ingin ada deklarasi terkait Kota Inklusi di Kota Makassar,” jelasnya.

“Karena salah satu visi misi Bapak Wali adalah membangun Kota Inklusi. Itu salah satu tujuan kami ke depannya,” tambah Ikra.

Ia menjelaskan, melalui program Yayasan Satu Nama, pihaknya ingin memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar, dan YASMI Sulawesi untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan kota inklusif.

“Salah satu fokus yang saat ini didorong adalah revisi Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Kota Makassar,” terangnya.

Ikra menyebutkan, Perda Disabilitas Nomor 6 Tahun 2013 sudah tidak lagi sinkron dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, sehingga pembaruan regulasi menjadi kebutuhan mendesak. Dorongan revisi ini juga telah disampaikan ke DPRD Kota Makassar.

“Kemarin kami juga sudah bertemu dengan Ketua DPRD, dan beliau sangat mendukung adanya revisi Perda,” tegasnya.

Perayaan HDI nanti akan melibatkan seluruh kelompok disabilitas di Kota Makassar, mencakup empat kategori, disabilitas fisik, netra, tunarungu, dan intelektual, tunawicara.

Rangkaian kegiatan meliputi deklarasi, pentas seni, pasar murah, serta pameran UMKM dari teman-teman disabilitas.

Pameran tersebut menampilkan berbagai hasil kreativitas, mulai dari batik cifur, tas handmade, kain perca, hingga produk daur ulang seperti tas berbahan kresek.

Ikra berharap kehadiran Wali Kota Makassar bukan hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga mampu membuka ruang lebih luas dalam mengubah stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

Dia menegaskan, perubahan stigma dan pemahaman publik adalah bagian penting mewujudkan kota yang inklusif, selaras dengan visi pemerintahan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Kehadiran Wali (pak Munafri) di HDI nanti, kami harapkan mampu memberi pemikiran yang mengubah stigma masyarakat bahwa disabilitas adalah kesetaraan,” ungkapnya.

“Tidak ada perbedaan antara warga non-disabilitas dan disabilitas. Teman-teman yang memakai kursi roda maupun warga yang dapat berjalan normal, semuanya setara,” lanjutnya.

Diketahui, Yayasan Satu Nama bersama YASMI Sulawesi selama ini terus mendampingi komunitas disabilitas di Kota Makassar secara berkelanjutan.

Mereka berkomitmen memastikan suara dan kebutuhan kelompok rentan ini masuk dalam pembangunan kota, menuju Makassar yang lebih adil, ramah, dan setara bagi semua warga.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif komunitas disabilitas yang terus mendorong Makassar menjadi kota ramah dan setara.

Munafri menegaskan Pemkot Makassar bertekad kuat membangun kota yang memberikan ruang adil bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

“Kota inklusif bukan hanya slogan, tetapi prinsip pembangunan yang harus diwujudkan. Pemkot Makassar berkomitmen memberi ruang, akses, dan kesempatan yang sama bagi semua,” ujar Munafri.

Ia juga menyambut baik usulan agenda dan deklarasi Kota Inklusi pada perayaan HDI 2025.
Menurutnya, peran komunitas disabilitas sangat penting karena merekalah yang paling memahami kebutuhan dan hambatan di lapangan.

“Kami memastikan Pemkot Makassar terbuka untuk kolaborasi, termasuk dalam pembahasan revisi Perda Disabilitas bersama DPRD,” tukasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam