NEWS  

Perspektif Sosiologi Satu Tahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah di Makassar, Pembangunan Maju

MAKASSAR — Satu tahun telah berlalu sejak Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham memimpin Kota Makassar. Dari angka-angka resmi, pertumbuhan ekonomi kota terlihat positif, pengangguran menurun, dan indeks pembangunan manusia berada di atas rata-rata nasional. Namun, di balik capaian tersebut, ada dinamika sosial yang lebih kompleks.

Dr. Sawedi Muhammad S.Sos, M.Sc, dosen Sosiologi dari Universitas Hasanuddin, menekankan bahwa kota bukan sekadar angka atau statistik.

Makassar adalah ruang hidup masyarakat, di mana interaksi, emosi, dan aspirasi warganya saling bersinggungan. Perspektif sosiologi menyoroti isu-isu yang tidak selalu terlihat di laporan resmi, mulai dari pemerataan pembangunan, tantangan generasi muda, hingga kualitas ruang publik.

“Refleksi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga ajakan bagi pemimpin dan masyarakat untuk memahami kota secara menyeluruh, sehingga pertumbuhan ekonomi dan inovasi digital tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga menghadirkan kota yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Sawedi, saat paparan perspektif di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (20/2/2026).

Dr. Sawedi Muhammad memaparkan, perspektif sosiologis terkait satu tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.

Menurut Sawedi, biasanya capaian kepemimpinan seorang wali kota diukur melalui indikator baku secara universal. Namun, dalam pemaparan ini, ia mengambil perspektif berbeda.

Ia menekankan bahwa angka-angka yang menunjukkan kemajuan ekonomi, pengangguran, atau indeks pembangunan manusia (IPM), meski penting, tidak selalu mencerminkan realitas sosial secara utuh.

Ada fenomena strategis, taktis, dan kritis lain yang perlu dibahas sebagai masukan bagi Wali Kota dan timnya agar Makassar terus berkembang menjadi kota yang disegani tidak hanya di Indonesia Timur, tetapi juga secara nasional.

“Satu tahun ini memberikan gambaran positif, seperti yang disampaikan Deputi Bank Indonesia. Angka pengangguran menurun, IPM termasuk salah satu tertinggi di Indonesia bahkan di atas rata-rata nasional,” jelas Sawedi.

Namun, ia menilai beberapa hal yang sering kurang dibahas secara objektif, salah satunya terkait Gini ratio yang menunjukkan pemerataan pembangunan.

Sawedi menekankan bahwa kota bukan sekadar angka atau agregat, tetapi sebuah ruang hidup (living space), di mana emosi dan interaksi sosial warganya saling berkaitan.
Ia menyoroti pemukiman kumuh yang masih tersebar di beberapa wilayah, termasuk Tallo dan wilayah utara Kota Makassar.

Generasi muda juga menjadi perhatian, karena rawan tersulut untuk melakukan tindakan kriminal atau kekerasan, dengan angka kasus yang signifikan. Data Kapolrestabes mencatat ribuan kasus yang ditangani secara serius.

“Dalam perspektif sosiologi, kota bukan panggung monolog. Kota adalah arena kontestasi antara banyak aktor yang memperebutkan akses, sumber daya,” katanya.

“Angka-angka ini bisa menjadi pemicu untuk lebih berkreasi, berinovasi, tetapi juga menjadi peringatan untuk terus membangun Makassar secara unggul, inklusif, dan berkelanjutan,” sambung Sawedi.

Dia menekankan istilah unggul, yang berasal dari bahasa Jawa, berarti lebih dari yang lain, pemenang, atau excellent, serta inklusif, artinya tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan.

Sawedi menyebutkan bahwa meski pertumbuhan ekonomi mencapai 5% lebih, dan IPM sebesar 85,66%, upaya untuk menumbuhkan ekonomi sektor informal dan meningkatkan pemerataan masih perlu lebih intensif.

Lebih lanjut, ia menekankan tren pergeseran paradigma dari government ke governance. Pemerintahan yang bersifat hierarkis dan monolog harus bergeser ke model kolaboratif yang melibatkan dialog publik.

Contohnya, upaya Wali Kota membangun trotoar yang manusiawi dan bersahabat bagi pejalan kaki melalui dialog dengan warga. Inovasi ini diapresiasi sebagai langkah keberanian dan perhatian terhadap ruang publik.

Sawedi juga memberikan beberapa saran konkret kepada Wali Kota dan jajaran. Dimana, siset perilaku generasi muda untuk memahami faktor-faktor yang memicu perkelahian antar kelompok agar dapat diarahkan ke kegiatan positif.

“Pengurangan kemacetan secara sistematis, mengingat kerugian akibat kemacetan, termasuk dampak ekonomi, emosional, dan fisik kendaraan. Serta, penanganan banjir melalui task force yang sudah dibentuk, namun perlu program lanjutan lebih konkret,” tutup akademisi Unhas itu. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam