GOWA – Anggota DPRD Sulsel, Kamaruddin, melaksanakan reses masa persidangan III di BTN Aura Permai, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sabtu sore, 25 Juli 2026.
Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu, menyerap aspirasi warga. Ada yang terkait dengan permasalahan infrastruktur. Seperti jalan dan drainase.
Warga berkeluh agar pemerintah melakukan peremajaan jalan di komplek BTN Aura. Termasuk penanganan masalah banjir yang kerap menghantui warga di saat musim penghujan tiba.
Seperti yang dikatakan Ketua RW setempat, Sudir Jaya. Berharap agar persoalan jalan dan drainase segera mendapat solusi hingga bantuan dana hibah lewat Pemkab Gowa. Utamanya soal penyerahan aset berupa fasilitas umum (fasum) dari pihak pengembang perumahan ke pemerintah daerah yang belum kunjung usai.
Aspirasi lainnya juga disampaikan warga setempat. Itu terkait dengan pengembangan UMKM dan beasiswa bagi anak didik.
Juga menyangkut masalah jaminan kesehatan berupa kartu Indonesia sehat. Sebagaimana harapannya, agar semua warga di BTN Aura bisa tersentuh pelayanan kesehatan secara gratis. Utamanya yang berpenghasilan rendah.
Kamaruddin lantas memberikan tanggapan satu per satu dari setiap aspirasi yang disampaikan warga.
“Untuk KIS memang masalahnya ada di desil 6-10. Jadi, kurang mampu bisa difasilitasi oleh Baznas lewat SKTM. Sedianya juga ada yang tidak sanggup bayar BPJS mandiri, bisa minta pengusulan penurunan desil ke kantor desa,” kata pria yang dikenal sebagai pejuang kesehatan tersebut.
Begitu pun soal beasiswa (KIP). Biasanya terkendala di desil. “Kembali lagi ke desil. Tapi ke depan bisa kita fasilitasi tingkat SD-SMP lewat kabupaten. Pernah kita bantu SD Bontoala,” aku anggota Komisi A DPRD Sulsel itu.
“Untuk UMKM, bisa koordinasi ke kantor desa untuk pengusulan. Asalkan seluruh syarat administrasi terpenuhi. Ibu adaji NIB ta?,” tanya Kamaruddin menanggapi permohonan bantuan pengembangan UMKM oleh ibu pengelola abon ikan tuna itu.
Pada reses kali ini, turut dihadiri anggota DPRD Gowa fraksi PAN, Aris Muflih. Juga hadir penjabat sementara kepala desa Bontoala. Dan para tokoh masyakarat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. (***)














