DAERAH  

Kolaborasi Wujudkan Kota Inklusif di Makassar, Sekda Zulkifly Sebut Program HWDI Sulsel Sesuai Program Mulia

MAKASSAR – Sekertaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly menerima pengurus Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Sulsel di Ruang Rapat Sekda Lantai 3 Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (26/6).

Pada kesempatan itu, Sekda Zulkifly didampingi Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar Ulfa Ichwani Achmad dan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DPPPA Makassar Hafidah

Sekda Zulkifly mengatakan pemerintah kota hari ini sejak awal menjadikan teman penyandang disabilitas masuk dalam program. Hal itu bisa dilihat dari visi dan misi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham atau Mulia.

“Program yang digagas ini sejalan atau dengan visi dan misi pak wali dan bu wawali atau dalam hal ini pasangan Mulia. Taglinenya itu kan Makassar Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan,” ungkap Sekda Zulkifly, Kamis (26/6).

Pertemuan ini, kata Sekda Zulkifly, HWDI Sulsel meminta ada Standar Operasional Pelayanan (SOP) di seluruh Puskesmas di Kota Makassar. Hal ini juga bentuk dukungan dan masukan bagi pemerintah kota sehingga pelayanan semakin optimal, terutama bagi teman disabilitas.

“Kolaborasi sangat penting saya kira. Makanya, kita minta teman Bappeda, DPPPA dan Dinkes menyusun rencana agar inklusi bisa terwujud dan berjalan optimal di Kota Makassar,” ujarnya.

Lebih jauh, Mantan Camat Ujung Pandang itu pertemuan Pemkot dan HWDI Sulsel tepat waktu. Sebab, saat ini seluruh OPD lingkup Pemkot Makassar tengah menyusun rencana strategi (renstra) untuk lima tahun kedepan. Sehingga, ide-ide dan masukan eksternal bisa dibahas kemudian dituangkan dalam renstra.

“Pembahasan ini diharapkan bisa mengakomodir teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Terpisah, Ketua HWDI Sulsel Maria UN mengatakan pertemuan ini melaporkan agenda HWDI Sulsel di enam puskesmas, salah satunya Puskesmas Kassi-kassi. Harapannya, enam puskesmas bisa menjadi bahkan memberikan pelayanan maksimal untuk teman penyandang disabilitas.

“Kita harap juga Makassar memiliki data jumlah penyandang disabilitas sehingga data itu menjadi acuan dalam menyusun program, utamanya berkaitan dengan teman disabilitas,” tukas Maria UN.

Lanjut Maria UN menyampaikan SOP di puskesmas memang sudah ada. Hanya saja, jika berkaitan dengan pelayanan disabilitas tak ada pembahasan teknis. Sehingga, dirinya menilai perlu ada aturan tambahan khusus soal itu.

“Kami bersyukur, baik dinkes dan puskesmas menyambut positif adanya SOP itu. Pak Sekda juga mendukung dan memberikan arahan agar SOP di puskesmas tentang disabilitas dibahas lebih lanjut,” ungkapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam