Hasil Musra di Makassar, Ganjar Pranowo Teratas Capres dan Danny Pomanto Cawapres

MAKASSAR – Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar gabungan relawan Joko Widodo (Jokowi) berbuah hasil. Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo teratas. Paling banyak dipilih sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang. Berkisar 26,59 persen.

Setelah Ganjar, ada nama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto di posisi kedua pilihan Musra yang berlangsung di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Sulsel, beberapa waktu lalu.

Musra ini diketahui diikuti 9.881 voters. Para peserta juga memilih nama calon wakil presiden (wapres).

Nama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto teratas sebagai calon wapres, dengan persentase 20,98 persen.

“Jadi saya bacakan yang pertama Mas Ganjar Pranowo itu 2.627 atau 26,59 persen. Kedua, Prabowo Subianto 1.741 atau 17,62 persen. Yang ketiga Airlangga Hartarto 1,546 atau 15,65 persen,” papar Budi Arie Setiadi selaku Penanggungjawab Musra saat konferensi pers di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu 23 November 2022.

Berikut 10 nama cawapres pilihan Musra di Makassar:

1. Danny Pomanto 20,98%
2. Airlangga Hartarto 19,40%
3. Ridwan Kamil 16,96%
4. Arsjad Rasjid 13,61%
5. Mahfud MD 10,65%
6. Sandiaga Uno 8,05%
7. Erick Thohir 2,86%
8. Amran Sulaiman 2,34%
9. Puan Maharani 2,12%
10. Moeldoko 1,68%
11. Lainnya 1,35%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data